Blog EntryRentenir Berkedok Koperasi - Bikin HancurMar 5, '08 10:20 AM
for everyone
Dah pada tau kan rentenir itu apaan? lintah darat tau juga kan? sama lah mungkin artinya.
Dulu waktu pelajaran jaman PSPB , ato ngga PMP , klo sekarang mungkin PPKn ato Kewarganegaraan, dengan giat kita diberitahukan tentang jahatnya rentenir bahkan hingga rentenir adalah suatu tindakan yang melanggar hukum.Tapi itu seingat saya waktu jaman SD. Pasti dibahas di buku-buku PSPB/PMP itu. Sekarang sih penasaran saya, apakah masih juga dibahas tentang rentenir, di buku-buku Kewarganegaraan/PPKn jaman sekarang. hmmmm . . . yang pasti sih saya ngga tau. Saat saya kuliah pun, saat belajar mata kuliah Hukum Bisnis, tampak tidak dibahas sedikit pun tentang rentenir ini. Ato mungkin dibahas di mata kuliah yang laen kli yah , , klo di fajultas hukum dibahas ngga yah ? (beri pencerahan plisss...).

Nah mengingat tentang rentenir itu, saya jadi merasa risih dengan fenomena maraknya praktek rentenir , , dengan berkedok koperasi. Koperasi simpan pinjam setahu saya sih. Tapi , , pemerintah koQ seakan menutup mata yah? masa sih , , hal yang seperti itu ngga tau pemerintah ini? saya yakin, semua alibi pemerintah tentang rentenir berkedok koperasi ini PASTI hanyalah BUALAN / BOHONG belaka. Melihat perputaran uang para rentenir berkedok koperasi ini mencapai Rp.180 Miliar per tahunnya. (sumber : pikiran rakyat). Nah kan , , pikiran rakyat aja tau tentang ini. Masa sih , ,  masa , , pemerintah , ,  malu donk ah. Alibi PASTI ditolak. ato jangan....jangan...... ?????

Yang saya herankan tuh , , , NGGA MUNGKIN !!!! pemerintah ngga tau soal ini (klo mereka ngga mikirin perut mereka sendiri). Udah tau rentenir , , tapi koQ ada surat ijin usahanya segala ?????? aneh kan ?????? Dapet dari mana surat ijin usahanya ? (ah,,paling alibi pemerintah tuh , , mereka bikin surat ijin palsu). Alibinya kayaknya ngga jauh dari itu. Saya biasa nongkrong di warung kopi tiap hari. Baik itu pagi hari ato malem melepas penat segala aktifitas. Dan setiap hari , , saya melihat kegiatan mereka. Yang menagih lah , , yang meminjam lah , , dan yang hanya sekedar melihatnya (seperti saya),dll. Sekarang sudah seperti suatu hal yang bebas. para pegawai dari bos rentenir menawar-nawarkan uangnya / pinjaman ke pedagang-pedagang, ato pengangguran, ato tukang ojeg,dll. Bahkan setahu saya, hingga kepada ibu-ibu rumah tangga yang notabene sudah cukup hingga yang hidup lebih dari kata cukup.

So . . ? kenapa sih bisa seperti ini ? Apakah karena kebutuhan yang semakin meningkat? Ato karena kosumtifnya nilai hidup manusia Indonesia? Ato karena "nilai/penghargaan" buat manusia di Indonesia yang kecil? (alias gaji yang kecil).
Saya penah coba menghitung-hitung pendapatan - pengeluaran.
Misalkan seseorang mendapatkan pendapatan Rp.800.000/bulan. kita bisa hitung, dikurangi biaya sewa kamar/kost Rp.200.000-Rp300.000, dikurangi ongkos ke tempat kerja (yang semakin mahal) Rp.150.000/bulan, dikurangi biaya makan Rp.300.000/bulan. Dah kurangin aja dulu segitu, Rp.800.000 - Rp 750.000 = Rp.50.000.
Hmmmm , , , Rp.50.000 cukup buat apaan? beli celana dan baju ? yang pasti kudu yang bekas. Nabung buat beli sepeda? paling juga beli sepeda curian. Lalu ? cita-cita pengen megang HP ato pengen jalan-jalan, ato mungkin pengen nyobain yang namanya nonton di bioskop. paling cukup buat sendirian. Nabung buat beli DVD to VCD ? wah . .  ntar lagi deh.
So . . . ? sampai kapan gini terus ? ya ngga tau.
Banyak orang kaya (yang ngga pernah ngerasain hidup sangat susah) bilang klo mereka adalah orang-orang yang pemalas, ato ngga mau bekerja keras. Klo saya bilang sih , , mereka yang ngomong gitu tuh , , bicaranya terlalu depan/udah off side. Dengan gaji segitu, kerja dari jam 7 - 5 sore.Blon lagi ditambah dengan cape dan waktu yang habis diperjalanan pergi ato pun pulang kerja. Terus malam nya kudu bekerja lagi ? wait a moment plsss . . . Tentunya pada tau gimana sih rasanya kerja itu? nah . . .
Gambaran diatas , , saya dapatkan dari seringnya saya ngobrol ama orang-orang dari kalangan seperti itu. (Alhamdulillah Ya Allah , ,  puji dan syukur hanya kepada-Mu. Engkau telah berikan Nikmat yang begitu besar bagiku). Mereka hidup dalam rata-rata dalam posisi hidup segan,mati pun enggan. Mereka seperti dalam keadaan dimana mereka tidak mempunyai banyak pilihan. Bahkan tidak mempunyai sama sekali pilihan.

Ah . . . sedih saya melihat banyak sekali manusia yang hidup seperti itu.
Makanya , , bagi siapapun juga anda. Bersujud dan Bersyukurlah . . .  atas segala Nikmat yang telah diberikanNya. Karena , , , orang-orang yang biasa hidup "di atas" sama sekali tidak tahu sedikit pun tentang rasanya hidup "di bawah". Apalagi bagi orang-orang yang tidak pernah mengalaminya. Duh , , jadi sedih saya, melihat sebuah keluarga itu disana, melihat teman-teman saya yang tidak mempunyai pilihan, melihat orang-orang yang tidak tahu harus kemana dan harus bagaimana. Ya Allah , , , berikanlah Nikmat bagi mereka , , meski hanya secuil dari kenikmatan hidup ini di dunia, bagi mereka , , merupakan kebahagiaan yang sangat luar biasa. Ya Allah , , , Lindungilah mereka dari segala godaan yang dapat menghancurkan hidup mereka masing-masing.

Duh , , dari judul rentenir , , malah jadi curhat gini.
ah biarin lah . . .

Dasar Rentenir  . . . .  Just Go To The Sea ! ! ! ! ! ! (maaf dikit maksa . . eheheheh)

widyasafitri wrote on Mar 6
Pengalaman pribadi ya? Tapi emang bener sih...kirain para koperasi itu berminat ngebantu kesusahan orangnya, gak tahunya malah menjerat banyak orang susah. Mendingan minjem duit ma temen aja deh...untung2 gak usah dibalikin. hehhehee
agungpia wrote on Mar 6
hiQs . . iyah . . dan ironisnya . . temen saya (org yg saya kenal) adalah salah satu rentenirnya. ahhhhh , , gila lah pokoknya kehidupan sekarang ini.
pomponk wrote on Mar 6
hehehhehehe... ya beginilah indonesia......... mau diapain lagii?????????????

agungpia wrote on Mar 6
pomponk said
hehehhehehe... ya beginilah indonesia......... mau diapain lagii?????????????

iya yah . . . ga tau lagi deh kudu diapain , , , dah tinggal nunggu ancur kli ya?
menyedihkan....
jangkarja wrote on May 27
gile yak rentenir..
agungpia wrote on May 27
gile yak rentenir..
lebih gile pemerintah kita . . ..
xixixixixxi . . . .
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help