Angkat Bicara

Blog Entry[WTS] Apple iPod Shuffle 1 GBJun 14, '08 12:48 AM
for everyone

Mau jual Apple iPod Shuffle 1Gb. Warna pink , , ,
harganya 300.000 IDR.
sapa tau ada berminat , , boleh hubungi daku via multiply . .
ato ngga sms ajah . . . 022-70980969 (agung)
mau dipake buat bebenah motor . . hehehehe
kondisi 98% (alias masih mulussss and baru . . . . baru dipake). hehehehe


----------------------------------------
SOLD !!!


Blog Entry[WTS] Upside Down ApriliaJun 13, '08 11:38 PM
for everyone
SOLD !!!!!
--------------------------------------------------------

Di rumah lagi ada upside down aprilia ,  double disc.
masih nempel sih di motor cb175. Rencana pengen jual upside down nya.
tapi mungkin juga ama motornya.
fotonya menyusul, abisnya kameranya blon pinjem ke temen. hehehehehe
minta harga 2jt (bisa nego dikit lahhhh . . . ).
klo ama motornya , , , minta harga 8jt.
semoga ajah fotonya dalam waktu dekat dah bisa diupload disini.

sapa tau ada yang berminat , , , bisa hubungi saya langsung disini , ,
ato sms/call ke : 022-70980969. (saya , , agung). klo sms-nya ga dibales-bales, berarti kehabisan pulsa , , heheheh , , , harap maklum aja yah.


Buat temen-temen yang pengen ikutan mecahin rekor dunia , ,  pasti donk pengen tahu rasanya, and juga pengen ikut terlibat di dalamnya. Tapi pada bingung gimana caranya ? and rekor apa yang mesti dipecahin ? wahhh ..  bingung juga yah? heheheh . .
Tapi tunggu dulu , ,  karena sekarang temen-temen dah pada bisa ikutan untuk mecahin rekor dunia, dan temen-temen dapat ikut terlibat di dalamnya. wowwww . . . .

Btw , , rekok dunia apaan sih ??
yaitu rekor dunia "Software yang paling banyak di download dalam satu hari".
yang mana diselenggarakan oleh firefox . . . software apakah itu? yaitu firefox 3!
Ingin tau lebih banyak dan lebih lanjut ?? bisa liat langsung kesini.
dan ingin ikutan terlibat di dalamnya juga ?? tentu semua orang bisa . . ayo ikut terlibat!!
Yang pasti , , dengan ikut terlibat kegiatan ini , , ngga akan di tangkep, ga akan di anggap subversif, dan juga ga akan di gebukin ama massa FPI. hehehehe



Dengan nama acara : "Spread Firefox | Download Day 2008"
Di seluruh dunia , , hingga saat ini sudah ikut terlibat 562.543 orang. Yang mana setiap harinya pasti akan bertambah. Untuk di Indonesia sendiri, baru sebanyak 1.933 orang yang menyatakan ikut terlibat dalam kegiatan ini. dan tebak , , kamu juga bisa ikut terlibat!!! Saat ini juga !!! . . ehehehee
So . . ?? tunggu apa lagi ?? ayo buruan  , , , daftar diri kamu sekarang juga . .  ! ! !

Sekejap saya sempat memikirkan tentang hal ini . . .
"suatu negara, badmintonnya akan terkenal dan maju, apabila ada pasangan dalam team badminton negara tersebut". hehehehe . . . ga tau kenapa , ,  muncul aja pikiran kayak gituh. Setelah tau , , ternyata Lin Dan (badmintoners putra china) dan Xie Xingfang (badmintoners putri china) adalah sepasang kekasih. ckckckckcck . . . . Dan ternyata , , badminton negeri china , , maju dan menjadi yang terbaik.


Lalu apa kaitannya dengan badminton ?? apalagi Indonesia ??
sempet juga kepikiran , , kepada dua orang pahlawan Indonesia , , Alan Budikusuma dan Susi Susanti. hehehehe . . . . kita tau , , mereka adalah sepasang lovers .. cieeee . . . . Dan saat mereka lagi hangat²nya , , badminton Indonesia pun luar biasa gagah perkasa.
Dan saat ini bagaimana ?? saya sih ngga tau apakah ada sepasang kekasih di tubuh team Indonesia (ato mungkin kuper) . . tapi , , yang saya tau , , di team china , , ada sepasang kekasih. Dan lihat saja , , team china menjadi yang terbaik saat ini.

So . . ?? apakah demi menggagahi badminton Indonesia , , mesti ada sepasang kekasih lagi di dalam team badminton Indonesia ?? heheheh . . . percaya ga percaya , , , bagaimana anda menyikapinya.

"Klo kekasihnya seorang anak pejabat gimana ???"


nahhhh . . . klo itu sih , ,  dah kebuktian , , ama Taufik Hidayat. hehehehehe . . .
Mertuanya (Agum Gumelar) kalah di pemilihan gubernur Jabar. aduhhhh , , , malah jadi ngerembet ke menantunya , , kalah (lebih tepatnya memble) di piala thomas . . . .

hmmmm . . . . kudu ada banyak mak comblang di kubu team Indonesia . . .
supaya bisa gagah kembali badminton Indonesia , , , , ,

Blog EntryKapolsek Bogor Utara Nyabu di Ruang KerjaApr 26, '08 11:10 PM
for everyone
what a shock , , ,
itulah berita pagi hari yang saya baca sewaktu bangun tidur , , minum segelas teh , , membakar sebatang rokok, dan membaca satu eksemplar koran.
Headline yang merupakan Heading 1 (wekekek , , jadi inget html). berjudul : Kapolsek Bogor Utara Nyabu di Ruang Kerja. Wow . .  sebuah berita yang tentunya menurut saya membuat kapolri dan kapolda jabar kebakaran jenggot. Tapi mungkin juga itu merupakan sebuah upaya dari kapolri untuk memberikan bukti dan mengembalikan nama baik Polri (btw , , emang dari dulu polri punya nama baik???)

kurang lebih ini beritanya . . . (berhubung website koran ini tidak terupdate pada hari minggu, mungkin karena lagi libur , , and saya juga lagi males ngetik , , karena sekarang tuh waktunya untuk merokok, minum teh , baca koran dan , , browsing²).

sumber : galamedia, bandung. (korannya warga bandung , dan bobotoh persib).
hehehehe ..  promosiin ah , ,

Bogor,(GM).
Sejumlah aparat dari Mabes Polri menangkap basah Kapolsek Bogor Utara, AKP ER sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di ruang kerjanya, jl.pajajaran Bogor, sabtu (26/4) sekitar pukul 02.00 WIB.
AKP ER menikmati sabu-sabu bersama seoarang warga sipil di ruang kerjanya. Hingga semalam belum ada konfirmasi identitas warga sipil yang ikut ditangkap tersebut (mungkin saja intel kli yah??).
Beberapa saat setelah penangkapan, polisi berpangkat AKP itu langsung digelandang untuk menjalani proses hukum di polwil Bogor.Yang kemudian dibawa ke Mapolda Jabar di jl.soekarno-hatta, Bandung.
Beberapa keterangan menyebutkan, ER sudah menjadi target operasi (TO) Mabes Polri sejak lama, karena disebut-sebut sebagai pemakai narkoba jenis sabu-sabu.
Kapolda Jabar, Irjen Pol.Susno Duadji (apa kabar pak kapoldaaaa.............) saat dikonfirmasi melalui handphonenya membenarkan adanya penangkapan ER tersebut. katanya ER langsung dicopot dari jabatan untuk memudahkan pemeriksaan. Yang juga menyatakan bahwa saat ini, jajaran polri sedang giat-giatnya melakukan pembersihan internal terhadap anggota polri yang melanggar disiplin maupun tindak pidana.
--------------------------------------------------------

ahhhh sudah dulu ahhhh . . cape ngetik , , (males).
yah kurang lebih gitu beritanya , , klo mau yang lebih lengkap , , bisa beli korannya , ,
ato ngga tinggal googling aja , , , hehehehe

outttt . . . .


Blog EntryStress Kerja (pengertian dan pengenalan)Apr 19, '08 1:33 PM
for everyone


Ada beberapa alasan mengapa masalah stres yang berkaitan dengan
organisasi perlu diangkat ke permukaan pada saat ini (Nimran, 1999:79-80).
Di antaranya adalah:
  1. Masalah stres adalah masalah yang akhir-akhir ini hangat dibicarakan, dan posisinya sangat penting dalam kaitannya dengan produkttfitas kerja karyawan.
  2. Selain dipengaruhi oleh faktor-faktor yang bersumber dari luar organisasi,
    stress juga banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berasal dari dalam
    organisasi. Oleh karenanya perlu disadari dan dipahami keberadaannya.
  3. Pemahaman akan sumber-sumber stres yang disertai dengan pemahaman
    terhadap cara-cara mengatasinya, adalah penting sekali bagi karyawan dan
    siapa saja yang terlibat dalam organisasi demi kelangsungan organisasi yang
    sehat dan efektif.
  4. Banyak di antara kita yang hampir pasti merupakan bagian dari satu atau
    beberapa organisasi, baik sebagai atasan maupun sebagai bawahan, pernah
    mengalami stres meskipun dalam taraf yang amat rendah.
  5. Dalam zaman kemajuan di segala bidang seperti sekarang ini manusia
    semakin sibuk. Di situ pihak peraiatan kerja semakin modern dan efisien,
    dan di lain pihak beban kerja di satuan-satuan organisasi juga semakin
    bertambah. Keadaan ini tentu saja akan menuntut energi pegawai yang lebih
    besar dari yang sudah-sudah. Sebagai akibatnya, pengalaman-pengalaman
    yang disebut stres dalam taraf yang cukup tinggi menjadi semakin terasa.
Masalah-rnasalah tentang stres kerja pada dasarnya sering dikaitkan dengan
pengertian stres yang terjadi di lingkungan pekerjaan, yaitu dalam proses interaksi
antara seorang karyawan dengan aspek-aspek pekerjaannya. Di dalam
membicarakan stres kerja ini perlu terlebih dahulu mengerti pengertian stres secara
umum.

Pengertian Stres

Menurut Charles D, Spielberger (dalam Ilandoyo, 2001:63) menyebutkan
bahwa stres adalah tuntutan-tuntutan eksternal yang mengenai seseorang, misalnya
obyek-obyek dalam lingkungan atau suatu stimulus yang secara obyektif adalah
berbahaya. Stres juga biasa diartikan sebagai tekanan, ketegangan atau gangguan
yang tidak menyenangkan yang berasal dari luar diri seseorang.

Cary Cooper dan Alison Straw (1995:8-15) mengemukakan gejala stres
dapat berupa tanda-tanda berikut ini:
  1. Fisik, yaitu nafas memburu, mulut dan kerongkongan kering, tangan
    lembab, rnerasa panas, otot-otot tegang, pencemaan terganggu, sembelit, letih yang
    tidak beralasan, sakit kepala, salah urat dan gelisah.
  2. Perilaku, yaitu perasaan bingung, cemas dan sedih, jengkel, saiah paham,
    tidak berdaya, tidak mampu berbuat apa-apa, gelisah, gagal, tidak menarik,
    kehilangan semangat, sulit konsentrasi, sulit berfikir jemih, sulit membuat
    kcputusan, hilangnya kreatifitas, hilangnya gairah dalam penampilan dan
    hilangnya minat terhadap orang lain.
  3. Watak dan kepribadian, yaitu sikap hati-hati menjadi cermat yang
    berlebihan, cemas menjadi lekas panik, kurang percaya diri menjadi rawan,
    penjengkel menjadi meledak-ledak.
Sedangkan gejala stres di tempat kerja, yaitu meliputi:
  1. Kepuasan kerja rendah
  2. Kinerja yang menurun
  3. Semangat dan energi menjadi hilang
  4. Komunikasi tidak lancar
  5. Pengambilan keputusan jelek
  6. Kreatifitas dan inovasi kurang
  7. Bergulat pada tugas-tugas yang tidak produktif.
Semua yang disebutkan di atas perlu dilihat dalam hubungannya dengan
kualitas kerja dan interaksi normal individu sebelumnya.

Menurut Braham (dalam Handoyo; 2001:68), gejala stres dapat bcrupa
tanda-tanda berikut ini:
  1. Fisik, yaitu sulit tidur atau tidur lidak teratur, sakit kepala, sulit buang air
    besar, adanya gangguan pencemaan, radang usus, kuiit gatal-gatal, punggung
    terasa sakit, urat-urat pada bahu dan !eher terasa tegang, keringat berlebihan,
    berubah selera makan, tekanan darah tinggi atau serangan jantung, kehilangan
    energi.
  2. Emosional, yaitu marah-marah, mudah tersinggung dan terlalu sensitif,
    gelisah dan cemas, suasana hati mudah berubah-ubah, sedih, mudah menangis dan
    depresi, gugup, agresif terhadap orang lain dan mudah bermusuhan serta mudah
    menyerang, dan kelesuan mental.
  3. Intelektual, yaitu mudah lupa, kacau pikirannya, daya ingat menurun, sulit
    untuk berkonsentrasi, suka melamun berlebihan, pikiran hanya dipenuhi satu
    pikiran saja.
  4. Interpersonal, yailu acuh dan mendiamkan orang lain, kepercayaan pada
    orang lain menurun, mudah mengingkari janji pada orang lain, senang mencari
    kesalahan orang lain atau menyerang dengan kata-kata, menutup din secara
    berlebihan, dan mudah menyalahkan orang lain.
Dari beberapa uraian diatas, penulis menyimpulkan bahwa stres merupakan
suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berfikir dan kondisi
seseorang dimana ia terpaksa memberikan tanggapan melcbihi kcrnampuan
penyesuaian dirinya terhadap suatu tuntutan eksternal (lingkungan). Stres yang
terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi
lingkungannya. Sebagai hasilnya, pada diri para karyawan berkembang berbagai
macam gejala stres yang dapat mengganggu pelaksanaan kerja mereka.

Pengertian Stres Kerja

Gibson et al (dalam Yulianti, 2000:9) mengemukakan bahwa stress kerja
dikonseptualisasi dari beberapa titik pandang, yaitu stres sebagai stimulus, stres
sebagai respon dan stres sebagai stimulus-respon. Stres sebagai stimulus
merupakan pendekatan yang menitikberatkan pada lingkungan. Definisi stimulus
memandang stres sebagai suatu kekuatan yang menekan individu untuk
memberikan tanggapan terhadap stresor. Pendekatan ini memandang stres sebagai
konsekuensi dari interaksi antara stimulus lingkungan dengan respon individu.
Pendekatan stimulus-respon mendefinisikan stres sebagai konsekuensi dari
interaksi antara stimulus lingkungan dengan respon individu. Stres dipandang tidak
sekedar sebuah stimulus atau respon, melainkan stres merupakan hasil interaksi
unik antara kondisi stimulus lingkungan dan kecenderungan individu untuk
memberikan tanggapan.

Luthans (dalam Yulianti, 2000:10) mendefinisikan stres sebagai suatu
tanggapan dalam menyesuaikan diri yang dipengaruhi oleh perbedaan individu dan
proses psikologis, sebagai konsekuensi dari tindakan Hngkungan, situasi atau
peristiwa yang terlalu banyak mengadakan tuntutan psikologis dan fisik seseorang,
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa stres kerja timbul karena tuntutan
lingkungan dan tanggapan setiap individu dalam menghadapinya dapat berbeda.
Masalah Stres kerja di dalam organisasi perusahaan menjadi gejala yang penting
diamati sejak mulai timbulnya tuntutan untuk efisien di dalam pekerjaan. Akibat
adanya stres kerja tersebut yaitu orang menjadi nervous, merasakan kecemasan
yang kronis, peningkatan ketegangan pada emosi, proses beriikir dan kondisi fisik
individu. Selain itu, sebagai hasil dari adanya stres kerja karyawan mengalami
beberapa gejala stres yang dapat mengancam dan mengganggu pelaksanaan kerja
mereka, seperti : mudah marah dan agresi, tidak dapat relaks, emosi yang tidak
stabil, sikap tidak mau bekerja sama, perasaan tidak mampu terlibat, dan kesulitan
dalam masalah tidur.

Di kalangan para pakar sampai saat ini belum terdapat kata sepakat dan
kesamaan persepsi tentang batasan stres. Baron & Greenberg (dalam Margiati,
1999:71), mendefinisikan stres sebagai reaksi-reaksi emosional dan psikologis
yang terjadi pada situasi dimana tujuan individu mendapat halangan dan tidak bisa
mengatasinya. Aamodt (dalam Margiati, 1999:71) memandangnya sebagai respon
adaptif yang merupakan karakteristik individual dan konsekuensi dan tindakan
ekstcrnai, situasi atau peristiwa yang terjadi baik secara fisik maupun psikologis.
Berbeda dengan pakar di atas, Landy (dalam Margiati, 1999:71) memahaminya
sebagai ketidakseimbangan keinginan dan kemampuan memenuhinya sehingga
menimbulkan konsekuensi pcnting bagi dirinya. Robbins memberikan definisi
stres sebagai suatu kondisi dinamis di mana individu dihadapkan pada kesempatan,
hambatan dan keinginan dan hasil yang diperoleh sangatlah penling tetapi tidak
dapat dipastikan (Robbins dafam Dwiyanti, 2001:75).

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa terjadinya stres kerja adalah
dikarenakan adanya ketidakseimbangan antara karakteristik kepribadian karyawan
dengan karakteristik aspek-aspek pekerjaannya dan dapat terjadi pada semua
kondisi pekerjaan. Adanya bcberapa atribut tertentu dapat rnempengaruhi daya
tahan stres seorang karyawan.

Faktor-faktor Penyebab Stres Kerja

Terdapat dua faktor penyebab atau sumber muncuinya stres atau stres kerja,
yaitu faktor Hngkungan kerja dan faktor personal (Dwiyanti, 2001:75). Faktor
lingkungan kerja dapat berupa kondisi fisik, manajemen kantor maupun hubungan
sosial di lingkungan pekerjaan. Sedang faktor personal bisa berupa tipe
kepribadian, perisliwa/pengalaman pribadi maupun kondisi sosial-ekonomi
keluarga di mana pribadi berada dan mengembangkan diri. Betapapun faktor kedua
tidak secara langsung berhubungan dengan kondisi pekerjaan, namun karena
dampak yang ditimbulkan pekerjaan cukup besar, maka faktor pribadi ditcmpatkan
sebagai sumber atau penyebab munculnya stres. Secara umum dikelompokkan
sebagai berikut (Dwiyanti, 2001:77-79):
  1. Tidak adanya dukungan sosial. Artinya, stres akan cendcrung muncul pada
    para karyawan yang tidak mendapat dukungan dari lingkungan sosial mereka.
    Dukungan sosial di sini bisa berupa dukungan dari lingkungan pekerjaan maupun
    lingkungan keluarga. Banyak kasus menunjukkan bahwa, para karyawan yang
    mengalami stres kerja adalah mercka yang tidak mendapat dukungan (khususnya
    moril) dari keluarga, seperti orang tua, mertua, anak, teman dan semacamnya.
    Begitu juga ketika seseorang tidak memperoleh dukungan dari rekan sekerjanya
    (baik pimpinan maupun bawahan) akan cenderung lebih mudah terkena sires. Hal
    ini disebabkan oleh tidak adanya dukungan social yang menyebabkan
    ketidaknyamanan menjalankan pekerjaan dan tugasnya.
  2. Tidak adanya kesempatan bcrpartisipasi dalam pembuatan keputusan di
    kantor. Hal ini berkaitan dengan hak dan kewenangan seseorang dalam
    menjalankan tugas dan pekerjaannya. Banyak orang mengalami stres kerja ketika
    mereka tidak dapat memutuskan persoalan yang menjadi tanggung jawab dan
    kewcnangannya. Stres kerja juga bisa terjadi ketika seorang karyawan tidak
    dilibatkan dalam pembuatan keputusan yang menyangkut dirinya.
  3. Pelecehan seksual. Yakni, kontak atau komunikasi yang berhubungan atau
    dikonotasikan berkaitan dengan seks yang tidak diinginkan. Pelecehan seksual ini
    bisa dimulai dart yang paling kasar seperti memegang bagian badan yang sensitif,
    mengajak kencan dan semacamnya sampai yang paling halus berupa rayuan, pujian
    bahkan senyuman yang tidak pada konteksnya. Dari banyak kasus pelecehan
    seksual yang sering menyebabkan stres kerja adalah perlakuan kasar atau
    pengamayaan fisik dari lawan jenis dan janji promosi jabatan namun tak kunjung
    terwujud hanya karena wanita.. Stres akibat pelecehan seksual banyak terjadi pada
    negara yang tingkat kesadaran warga (khususnya wanita) terhadap persamaan jenis
    kclamin cukup tinggi, namun tidak ada undang-undang yang melindungmya
    (Baron and Greenberg dalam Margiati, 1999:72).
  4. Kondisi lingkungan kerja. Kondisi lingkungan kerja fisik ini bisa berupa
    suhu yang terlalu panas, terlalu dingin, tcrlalu sesak, kurang cahaya, dan
    semacamnya. Ruangan yang terlalu panas menyebabkan ketidaknyamanan
    seseorang dalam menjalankan pekerjaannya, begitu juga ruangan yang terlalu
    dingin. Panas tidak hanya dalam pengertian temperatur udara tetapi juga sirkulasi
    atau arus udara. Di samping itu, kebisingan juga memberi andil tidak kecil
    munculnya stres kerja, sebab beberapa orang sangat sensitif pada kebisingan
    dibanding yang lain (Muchinsky dalam Margiati, 1999:73).
  5. Manajemen yang tidak sehat. Banyak orang yang stres dalam pekerjaan
    ketika gaya kepemimpinan para manajernya cenderung neurotis, yakni seorang
    pemimpin yang sangat sensitif, tidak percaya orang lain (khususnya bawahan),
    perfeksionis, terlalu mendramatisir suasana hati atau peristiwa sehingga
    mempengaruhi pembuatan keputusan di tempat kerja. Situasi kerja atasan selalu
    mencurigai bawahan, membesarkan peristiwa/kejadian yang semestinya sepele dan
    semacamnya, seseorang akan tidak leluasa menjalankan pekerjaannya, yang pada
    akhirnya akan menimbulkan stres (Minner dalam Margiati, 1999:73).
  6. Tipe kepribadian. Seseorang dengan kcpribadian tipe A cenderung
    mengalami sires dibanding kepribadian tipe B. Bcbcrapa ciri kepribadian tipe A ini
    adalah sering merasa diburu-buru dalam menjalankan pekerjaannya, tidak sabaran,
    konsentrasi pada lebih dan satu pekerjaan pada waktu yang sama, cenderung tidak
    puas terhadap hidup (apa yang diraihnya), cenderung berkompetisi dengan orang
    lain meskipun dalam situasi atau peristiwa yang non kompetitif. Dengan begitu,
    bagi pihak perusahaan akan selalu mengalami dilema kctika mengambil pegawai
    dengan kepribadian tipe A. Sebab, di satu sisi akan memperoleh hasil yang bagus
    dan pekerjaan mereka, namun di sisi lain perusahaan akan mendapatkan pegawai
    yang mendapat resiko serangan/sakit jantung (Minner dalam Margiati, 1999:73).
  7. Peristiwa/pengalaman pribadi. Stres kerja sering disebabkan pengalaman
    pribadi yang menyakitkan, kematian pasangan, perceraian, sekolah, anak sakit atau
    gagal sekolah, kehamilan tidak diinginkan, peristiwa traumatis atau menghadapi
    masalah (pelanggaran) hukum. Banyak kasus menunjukkan bahwa tingkat stres
    paling tinggi terjadi pada seseorang yang ditinggal mati pasangannya, sementara
    yang paling rendah disebabkan oleh perpindahan tempat tinggal. Disamping itu,
    ketidakmampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari, kesepian, perasaan tidak aman,
    juga termasuk kategori ini (Baron & Greenberg dalam Margiati, 1999:73).
Davis dan Newstrom (dalam Margiati, 1999:73) stres kerja disebabkan:
  1. Adanya tugas yang terlalu banyak. Banyaknya tugas tidak selalu menjadi
    penyebab stres, akan menjadi sumber stres bila banyaknya tugas tidak sebanding
    dengan kemampuan baik fisik maupun keahlian dan waktu yang tersedia bagi
    karyawan.
  2. Supervisor yang kurang pandai. Scorang karyawan dalam menjalankan tugas
    sehari-harinya biasanya di hawah bimbingan sekaligus mempertanggungjawabkan
    kepada supervisor. Jika seorang supervisor pandai dan menguasai tugas bawahan,
    ia akan membimbing dan memberi pengarahan atau instruksi secara baik dan
    benar.
  3. Terbatasnya waktu dalam mengerjakan pekerjaan. Karyawan
    biasanya mempunyai kemampuan normal menyelesaikan tugas
    kantor/perusahaan yang dibebankan kepadanya. Kemampuan bcrkaitan dengan
    keahlian, pcngalaman, dan waktu yang dimiliki. Dalam kondisi tertentu, pihak
    atasan seringkali memberikan tugas dengan waktu yang lerbatas. Akibatnya,
    karyawan dikejar waktu untuk menyelesaikan tugas sesuai tepat waktu yang
    ditetapkan atasan.
  4. Kurang mendapat tanggungjawab yang memadai. Faktor ini berkaitan
    dengan hak dan kewajiban karyawan. Atasan sering memberikan tugas kepada
    bawahannya tanpa diikuti kewenangan (hak) yang memadai. Sehingga, jika harus
    mengambil keputusan harus berkonsultasi, kadang menyerahkan sepenuhnya pada
    atasan.
  5. Ambiguitas peran. Agar menghasilkan performan yang baik, karyawan perlu
    mengetahui tujuan dari pekerjaan, apa yang diharapkan untuk dikerjakan serta
    scope dan tanggungjawab dari pekerjaan mereka. Saat tidak ada kepastian tentang
    definisi kerja dan apa yang diharapkan dari pekerjaannya akan timbul ambiguitas
    peran.
  6. Perbedaan nilai dengan perusahaan. Situasi ini biasanya terjadi pada para
    karyawan atau manajer yang mempunyai prinsip yang berkaitan dengan profesi
    yang digeluti maupun prinsip kemanusiaan yang dijunjung tinggi (altruisme).
  7. Frustrasi. Dalam lingkungan kerja, perasaan frustrasi memang bisa
    disebabkan banyak faktor. Faktor yang diduga berkaitan dengan frustrasi
    kerja adalah terhambatnya promosi, ketidakjelasan tugas dan wewenang serta
    penilaian/evaluasi staf, ketidakpuasan gaji yang diterima.
  8. Perubahan tipe pekerjaan, khususnya jika hal terscbul tidak umum. Situasi
    ini bisatimbul akibat mutasi yang tidak sesuai dengan keahlian dan jenjang karir
    yang di lalui atau mutasi pada perusahaan lain, meskipun dalam satu grup namun
    lokasinya dan status jabatan serta status perusahaannya berada di bawah
    perusahaan pertama.
  9. Konflik peran. Terdapat dua tipe umum konflik peran yaitu (a) konflik peran
    intersender, dimana pegawai berhadapan dengan harapan organisasi terhadapnya
    yang tidak konsisten dan tidak sesuai; (b) konflik peran intrasender, konflik peran
    ini kebanyakan terjadi pada karyawan atau manajer yang menduduki jabatan di dua
    struktur. Akibatnya, jika masing-masing struktur memprioritaskan pekerjaan yang
    tidak sama, akan berdampak pada karyawan atau manajer yang berada pada posisi
    dibawahnya, terutama jika mereka harus memilih salah satu alternative.
Sumber stres yang menyebabkan seseorang tidak berfungsi optimal atau
yang menyebabkan seseorang jatuh sakit, tidak saja datang dari satu macam
pembangkit tetapi dari beberapa pembangkit stres. Sebagian besar dari waktu
manusia bekerja. Karena itu lingkungan pekerjaan mempunyai pengaruh yang
besar terhadap kesehatan seseorang yang bekerja. Pembangkit stres di pekerjaan
merupakan pembangkit stres yang besar perannya terhadap kurang berfungsinya
atau jatuh sakitnya seseorang tenaga kerja yang bekerja. Faktor-faktor di pekerjaan
yang bcrdasarkan penelitian dapat menimbulkan stres dapat dikelompokkan ke
dalam lima kategon besar (lihat Gambar 2.1) yaitu faktor-faktor intrinsik dalam
pekerjaan, peran dalam organisasi, pengembangan karir, hubungan dalam
pekerjaan, serta stniktur dan iklim organisasi Hurrel (dalam Munandar, 2001:381 -
401):
  1. Faktor-faktor Intrinsik dalam Pekerjaan
    Termasuk dalam kategori ini ialah tuntutan fisik dan tuntutan tugas.
    Tuntutan fisik misalnya faktor kebisingan. Sedangkan faktor-faktor tugas mencakup: kerja malam, beban kerja, dan penghayatan dari resiko dan bahaya.
  2. Peran Individu dalam Organisasi
    Setiap tenaga kerja bekerja sesuai dengan perannya dalam organisasi, artinya
    setiap tenaga kerja mempunyai kelompok tugasnya yang harus dilakukan sesuai
    dengan aturan-aturan yang ada dan sesuai dengan yang diharapkan oleh atasannya.
    Namun demikian tenaga kerja tidak selalu berhasil untuk memainkan perannya
    tanpa menimbulkan masaiah. Kurang baik berfungsinya peran, yang merupakan
    pembangkit stres yaitu meiiputi: konflik peran dan ketaksaan peran (role
    ambiguity).
  3. Pengembangan Karir
    Unsur-unsur penting pengembangan karir meliputi:
    • · Peluang untuk menggunakan ketrampilan jabatan sepenuhnya
    • · Peluang mengembangkan kctrampilan yang baru
    • · Penyuluhan karir untuk memudahkan keputusan-keputusan yang
    menyangkut karir.
    Pengembangan karir merupakan pembangkit stres potensial yang mencakup
    ketidakpastian pekerjaan, promosi berlebih, dan promosi yang kurang.
  4. Hubungan dalam Pekerjaan
    Hubungan kerja yang tidak baik terungkap dalam gejala-gejala adanya
    kepercayaan yang rendah, dan minat yang rendah dalam pemecahan masalah
    dalam organisasi. Ketidakpercayaan secara positif berhubungan dengan ketaksaan
    peran yang tinggi, yang mengarah ke komunikasi antar pribadi yang tidak sesuai
    antara pekerja dan ketegangan psikologikal dalam bcntuk kepuasan pekerjaan yang
    rendah, penurunan dari kodisi kesehatan, dan rasa diancam oleh atasan dan rekanrekan
    kerjanya (Kahn dkk, dalam Munandar, 2001:395).
  5. Struktur dan iklim Organisasi
    Faktor stres yang dikenali dalam kategorf ini adalah terpusat pada sejauh
    mana tenaga kerja dapat tcrlihat atau berperan serta pada support sosial.
    Kurangnya peran serta atau partisipasi dalam pengambilan keputusan berhubungan
    dengan suasana hati dan perilaku negalif. Peningkatan peluang untuk berperan
    serta menghasilkan peningkatan produktivitas, dan peningkatan taraf dari
    kesehatan mental dan fisik.
  6. Tuntutan dari Luar Organisasi/Pekerjaan
    Kategori pembangkit stres potensial ini mencakup segala unsur kehidupan
    seseorang yang dapat berinteraksi dengan peristiwa-peristiwa kehidupan dan kerja
    di dalam satu organisasi, dan dapat memberi tekanan pada individu. Isu-isu tentang
    keluarga, krisis kehidupan, kesulitan keuangan, keyakinan-keyakinan pribadi dan
    organisasi yang bertentangan, konflik antara tuntutan keluarga dan tuntutan
    perusahaan, semuanya dapat merupakan tekanan pada individu dalam
    pekerjaannya, sebagaimana halnya stres dalam pekerjaan mempunyai dampak yang
    negatif pada kehidupan keluarga dan pribadi.
  7. Ciri-ciri Individu
    Menurut pandangan intcraktifdari stres, stres ditcntukan pula oleh
    individunya scndiri, sejauh mana ia melihat situasinya scbagai penuh stres. Reaksireaksi
    sejauh mana ia melihat situasinya sebagai penuh stres. Reaksi-reaksi
    psikologis, fisiologis, dan dalam bentuk perilaku terhadap stres adalah hasil dari
    interaksi situasi dengan individunya, mcncakup ciri-ciri kepribadian yang khusus
    dan pola-pola perilaku yang didasarkan pada sikap, kebutuhan, nilai-nilai,
    pengalaman masa lalu, kcadaan kehidupan dan kecakapan (antara lain intcligensi,
    pendidikan, pelatihan, pembelajaran). Dengan demikian, faktor-faktor dalam diri
    individu berfungsi sebagai faktor pengaruh antara rangsang dari lingkungan yang
    merupakan pembangkit stres potensial dengan individu. Faktor pengubah ini yang
    menentukan bagaimana, dalam kenyataannya, individu bereaksi terhadap
    pembangkit stres potensial.
Dampak Stres Kerja Pada Karyawan

Pengaruh stres kerja ada yang menguntungkan maupun merugikan bagi
perusahaan. Namun pada taraf tertentu pengaruh yang menguntungkan perusahaan
diharapkan akan rnemacu karyawan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan
scbaik-baiknya. Reaksi terhadap stress dapat merupakan reaksi bersifat psikis
maupun fisik. Biasanya pekerja atau karyawan yang stress akan menunjukkan
perubahan perilaku. Perubahan perilaku tcrjadi pada din manusia sebagai usaha
mengatasi stres. Usaha mengatasi stres dapat berupa perilaku melawan stres
(flight) atau freeze (berdiam diri). Dalam kehidupan sehari-hari ketiga reaksi ini
biasanya dilakukan secara bergantian, tergantung situasi dan bentuk stres.
Perubahan-perubahan ini di tempat kerja merupakan gejala-gejala individu yang
mengalami stres antara lain (Margiati, 1999:78-79) : (a) bekerja melewati batas
kemampuan, (b) kelerlambatan masuk kerja yang sering, (c) ketidakhadiran
pekerjaan, (d) kesulitan membuat kepulusan, (e) kesalahan yang sembrono, (f)
kelaiaian menyelesaikan pekerjaan, (g) lupa akan janji yang telah dibuat dan
kegagalan diri sendiri, (h) kesulitan berhubungan dengan orang lain, (i) kerisauan
tentang kesalahan yang dibuat, (j) Menunjukkan gejala fisik seperti pada alat
pencernaan, tekanan darah tinggi, radang kulit, radang pernafasan.

Strategi Manajemen Stres Kerja

Stres dalam pekerjaan dapat dicegah timbulnya dan dapat dihadapi tanpa
memperoleh dampaknya yang negatif. Manajemen stres lebih daripada sekedar
mengatasinya, yakni betajar menanggulanginya secara adaplif dan efektif. Hampir
sama pentingnya untuk mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan dan apa yang
harus dicoba. Sebagian para pengidap stres di tempat kerja akibat persaingan,
sering melampiaskan dengan cara bekerja lebih keras yang berlebihan. Ini
bukanlah cara efektif yang bahkan tidak menghasilkan apa-apa untuk memecahkan
sebab dari stres, justru akan menambah masalah lebih jauh. Sebelum masuk ke
cara-cara yang lebih spesifik untuk mengatasi stressor tertentu, harus
diperhitungkan beberapa pedoman umum untuk memacu perubahan dan
penaggulangan. Pemahaman prinsip dasar, menjadi bagian penting agar seseorang
mampu merancang solusi terhadap masalah yang muncul terutama yang berkait
dengan penyebab stres dalam hubungannya di tempat kerja. Dalam hubungannya
dengan tempat kerja, stres dapat timbul pada beberapa tingkat, berjajar dari
ketidakmampuan bekerja dengan baik dalam peranan tertentu karena
kesalahpahaman atasan atau bawahan. Atau bahkan dari sebab tidak adanya
ketrampilan (khususnya ketrampilan manajemen) hingga sekedar tidak menyukai
seseorang dengan siapa harus bekerja secara dekat (Margiati, 1999:76).

Suprihanto dkk (2003:63-64) mengatakan bahwa dari sudut pandang
organisasi, manajemen mungkin tidak khawatir jika karyawannya mengalami stres
yang ringan. Alasannya karena pada tingkat stres lertentu akan memberikan akibat
positif, karena hal ini akan mendesak mereka untuk melakukan tugas lebih baik.
Tetapi pada tingkat stres yang tinggi atau stres ringan yang berkepanjangan akan
membuat menurunnya kinerja karyawan. Stres ringan mungkin akan memberikan
keuntungan bagi organisasi, tetapi dari sudut pandang individu hal tersebut bukan
merupakan hal yang diinginkan. Maka manajemen mungkin akan berpikir untuk
menibcrikan tugas yang menyertakan stress ringan bagi karyawan untuk
memberikan dorongan bagi karyawan, namun sebaliknya itu akan dirasakan
sebagai tekanan oleh si pekerja. Maka diperlukan pendekatan yang tepat dalam
mengelola stres, ada dua pendekatan yaitu pendekatan individu dan pendekatan
organisasi.
  1. Pendekatan Individual
    Seorang karyawan dapat berusaha sendiri untuk mcngurangi level stresnya.
    Strategi yang bersifat individual yang cukup efektif yaitu; pengelolaan waktu,
    latihan fisik, latihan relaksasi, dan dukungan sosial. Dengan pengelolaan waktu
    yang baik maka seorang karyawan dapat menyelesaikan tugas dengan baik, tanpa
    adanya tuntutan kerja yang tergesa-gesa. Dengan latihan fisik dapat meningkatkan
    kondisi tubuh agar lebih prima sehingga mampu menghadapi tuntutan tugas yang
    berat. Selain itu untuk mengurangi sires yang dihadapi pekerja pcrlu dilakukan
    kegiatan-kegiatan santai. Dan sebagai stratcgi terakhir untuk mengurangi stres
    adalah dengan roengumpulkan sahabat, kolega, keluarga yang akan dapat
    memberikan dukungan dan saran-saran bagi dirinya.
  2. Pendekatan Organisasional
    Beberapa penyebab stres adalah tuntutan dari tugas dan peran serta struktur
    organisasi yang scmuanya dikendalikan oleh manajemen, schingga faktor-faktor
    itu dapat diubah. Oleh karena itu strategi-strategi yang mungkin digunakan oleh
    manajemen untuk mengurangi stres karyawannya adalah melalui seleksi dan
    penempatan, penetapan tujuan, redesain pekerjaan, pengambilan keputusan
    partisipatif, komunikasi organisasional, dan program kesejahteraan. Melalui
    strategi tersebut akan menyebabkan karyawan memperoleh pekerjaan yang sesuai
    dengan kemampuannya dan mereka bekerja untuk tujuan yang mereka inginkan
    serta adanya hubungan interpersonal yang sehat serta perawatan terhadap kondisi
    fisik dan mental.

Blog EntryLampu Lalu Lintas Bertenaga Surya di JambiApr 12, '08 2:57 AM
for everyone

Sumber : Kompas

Untuk mendukung program pemerintah berkait penghematan energi, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi menggunakan lampu pengatur lalulintas (traffic light) tenaga surya. Menurut Kepala Subdinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Jambi Joko Mulyono, Senin (24/3), secara bertahap lampu pengatur yang sebelumnya menggunakan listrik PLN akan diganti dengan tekhnologi yang menggunakan tenaga surya.

Di Kota Jambi saat ini terdapat 18 lampu pengatur lalulintas yang sebagian besar berusia cukup lama atau sudah habis umur teknisnya, sehingga layak untuk diganti. Dari jumlah itu, memang baru ada satu yabg menggunakan tenaga surya. Hasilnya ternyata bagus, bahkan tidak terpengaruh oleh seringnya listrik padam di Kota Jambi.

Lampu lalu lintas tenag surya itu juga cukup hemat. Untuk sel yang menyerap sinar matahari selama tiga jam saja, bisa digunakan untuk dua hari.


Blog EntryWatak perempuan dilihat dari cara memakai bantalApr 10, '08 1:08 PM
for everyone


Para ahli supranatural menyarankan kepada lelaki agar menghindari
perempuan yang tidur tanpa bantal. Konon, perempuan seperti itu
terlalu percaya diri (over confidence). Benarkah cara memanfaatkan
bantal dapat menggambarkan sifat-sifat perempuan?

Ahli supranatural sudah banyak mengupas tentang bagaimana meramal
watak perempuan dengan melihat posisi tidurnya. Kini analisa mereka
terus berkembang. Mereka mulai memperhatikan cara-cara perempuan
memanfaatkan bantal yang ada di tempat tidurnya. Mereka percaya
bahwa sifat perempuan pun dapat diramal dari cara mereka
memperlakukan bantalnya.

Maklum, tiap perempuan punya cara yang berbeda-beda. Ada yang tidak
suka tidur tanpa bantal, ada yang senang memeluk bantal bahkan ada
yang hobi meletakkan bantak di bawah kakinya. Inilah cara meraba
sifat perempuan berdasarkan cara memanfaatkan bantal:

Memeluk bantal. Perempuan yang senang memeluk bantal biasanya
mempunya jiwa seni (sense of art) yang tinggi. Mereka mempunyai
apresiasi yang tinggi terhadap lukisan, musik maupun kesusastraan.
Perasaannya halus dan romantis. Kadang-kadang mereka bisa `membaca'
persitiwa-peristiwa yang akan terjadi melalui mimpi. Bukan hanya
itu, mereka juga sangat peduli terhadap norma-norma kesusilaan.
Namun, perempuan seperti ini cenderung memiliki badan yang kurus.

Tidur dengan satu bantal. Perempuan yang suka tidur dengan satu
bantak adalah perempuan normal. Tidak suka mengada-ada dan bisa
menerima keadaan yang sebenarnya.

Menggunakan banyak bantal. Perempuan yang menggunakan lebih dari
satu bantal biasanya kurang percaya diri. Dalam kehidupan sehari-
hari mereka membutuhkan pendamping. Maklum, sifatnya cenderung
dependent.

Meletakkan bantal di bawah kaki. Perempuan inilah yang menurut para
ahli mempunyai sifat kurang baik. Mereka cenderung egois sehingga
kaku dalam pergaulan. Perempuan ini juga gemar menempuh jalan pintas
untuk mencapai cita-citanya.

Tanpa bantal. Biasanya perempuan yang tidak suka tidur dengan bantal
memiliki sifat percaya diri. Sayang, kadang-kadang mereka terlalu
percaya diri alias PD. Sifat over confidence ini bisa berkembang
menjadi sifat egois.

Nah, sekaranag pacar atau istri Anda termasuk perempuan yang mana?

Blog EntryTeamworkApr 10, '08 9:54 AM
for everyone

Teamwork

oleh : Johanes Papu
Team e-psikologi

Dalam dunia usaha, penggunaan teamwork seringkali merupakan solusi terbaik untuk mencapai suatu kesuksesan. Teamwork yang solid akan memudahkan manajemen dalam mendelegasikan tugas-tugas organisasi. Namun demikian untuk membentuk sebuah team yang solid dibutuhkan komitmen tinggi dari manajemen. Hal terpenting adalah bahwa teamwork harus dilihat sebagai suatu sumber dayang yang harus dikembangkan dan dibina sama seperti sumber daya yang lain, yang ada dalam perusahaan. Proses pembentukan, pemeliharaan dan pembinaan teamwork harus dilakukan atas dasar kesadaran penuh dari team tersebut, sehingga segala sesuatu berjalan secara normal sebagai suatu aktivitas sebuah teamwork, meskipun pada kondisi tertentu manajemen dapat melakukan intervensi.


Definisi Teamwork
Secara umum teamwork dapat didefinisikan sebagai kumpulan individu yang bekerjasama untuk mencapai tujuan. Kumpulan individu-individu tersebut memiliki aturan dan mekanisme kerja yang jelas, serta saling tergantung antara yang satu dengan yang lain. Oleh karena itu sekumpulan orang yang bekerja dalam satu ruangan, bahkan dalam satu proyek, belum tentu merupakan sebuah teamwork. Terlebih lagi jika kelompok tersebut dikelola secara otoriter, timbul faksi-faksi di dalamnya, dan minimnya interaksi antar anggota kelompok.

Ketika seseorang bekerja di dalam kelompok (team), akan ada dua isu yang muncul. Pertama adalah adanya tugas-tugas (task) dan maslah-masalah yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan. Hal ini seringkali merupakan topik utama yang menjadi perhatian team. Kedua, adalah proses yang terjadi di dalam teamwork itu sendiri, misalnya bagaimana mekanisme kerja atau aturan main sebuah team sebagai unit kerja dari perusahaan, proses interaksi di dalam team, dan lain-lain. Dengan kata lain, proses menunjuk pada semangat kerjasama, koordinasi, prosedur yang harus dilakukan dan disepakati seluruh anggota, dan hal-hal lainnya yang berguna untuk menjaga keharmonisan hubungan antar individu dalam kelompok itu. Tanpa memperhatikan proses, maka sebuah teamwork tidak akan memiliki nilai apa-apa bagi perusahaan dan hanya akan menjadi sumber masalah bagi perusahaan dalam pembentukan sebuah teamwok. Sebaliknya, jika proses tersebut ada dalam sekumpulan orang yang bekerjasama, maka performance mereka akan meningkat, karena akan mendapat dukungan secara teknis maupun moral.


Mengapa Teamwork Diperlukan?
Teamwork merupakan sarana yang sangat baik dalam menggabungkan berbagai talenta dan dapat memberikan solusi inovatif suatu pendekatan yang mapan. Selain itu ketrampilan dan pengetahuan yang beranekaragam yang dimiliki oleh anggoya juga merupakan nilai tambah yang membuat teamwork lebih menguntungkan jika dibandingkan seorang individu yang brilian sekalipun.

Sebuah team dapat dilihat sebagai suatu unit yang mengatur dirinya sendiri. Rentangan ketrampilan dan pengetahuan yang dimiliki anggota dan self "monitoring" yang ditunjukan oleh masing-masing team memungkinkannya untuk diberikan suatu tugas dan tanggungjawab. Bahkan ketika suatu masalah tersebut dapat diputuskan oleh satu orang saja, melibatkan teamwork akan memberikan beberapa keuntungan. keuntungan tersebut adalah : pertama keputusan yang dibuat secara bersama-sama akan meningkatkan motivasi team dalam pelaksanaannya. Kedua, keputusan bersama akan lebih mudah dipahami oleh team dibandingkan jika hanya mengandalkan keputusan dari satu orang saja.

Bila dilihat dari perspektif individu, dengan masuknya ia ke dalam suatu kelompok (team), maka hal tersebut akan menambah semangat juang/motivasi untuk mencapai sesuatu prestasi yang mungkin tidak akan pernah dapat dicapai seorang diri oleh individu tersebut. Hal ini dapat terjadi karena team mendorong setiap anggotanya untuk memiliki wewenang dan tanggungjawab sehingga meningkatkan harga diri setiap orang.


Siklus Hidup Sebuah Teamwork
secara umum perkembangan sebuah team dapat dibagi dalam 4 tahap :
  • Forming, adalah tahapan dimana para anggota setuju untuk bergabung dalam suatu team. Karena kelompok baru dibentuk, maka setiap orang membawa nilai-nilai, pendapat, dan cara kerja sendiri-sendiri. Konflik sangat jarang terjadi, setiap orang masih sungkan, malu-malu, bahkan seringkali ada anggota yang merasa gugup. Kelompok cenderung belum dapat memilih pemimpin (kecuali tean yang sudah dipilih ketua kelompoknya terlebih dahulu).
  • Storming, adalah tahapan dimana kekacauan mulai timbul di dalam team. Pemimpin yang telah dipilih seringkali dipertanyakan kemampuannya dan anggota kelompok tidak ragu untuk mengganti pemimpin yang dinilai tidak mampu. Faksi-faksi mulai terbentuk, terjadi pertentangan karena masalah-masalah pribadi, semua ngotot dengan pendapat masing-masing. Komunikasi yang terjadi sangat sedikit karena masing-masing orang tidak mau lagi menjadi pendengar dan sebagian lagi tidak mau berbicara secara terbuka.
  • Norming, adalah tahapan dimana individu-individu dan sub group yang ada dalam team mulai merasakan keuntungan bekerja bersama dan berjuang untuk menghindari team tersebut dari kehancuran (bubar). karena semangat kerjasama sudah mulai timbul, setiap anggota mulai merasa bebas untuk mengungkapkan perasaan dan pendapatnya kepada seluruh anggota team. Selain itu, semua orang mulai mau menjadi pendengar yang baik. Mekanisme kerja dan aturan-aturan main ditetapkan dan ditaati seluruh anggota.
  • Performingtahapan ini merupakan titik kulminasi dimana team sudah berhasil membangun system yang memungkinkannya untuk dapat bekerja secara produktif dan efisien. Pada tahap ini keberhasilan team akan terlihat dari prestasi yang ditunjukkan.

Ketrampilan yang Diperlukan

Ada dua ketrampilan utama yang seharusnya dimiliki oleh anggota sebuah teamwork, yaitu :
  • Ketrampilan Managerial (managerial skills), termasuk kemampuan dalam membuat rencana kerja, menentukan tujuan, memantau kinerja, memonitor perkembangan dan memastikan pekerjaan telah dilakukan secara benar, dan lain-lain.
  • Ketrampilan interpersonal (interpersonal skills), termasuk kemampuan berkomunikasi, saling menghargai pendapat orang lain dan kemampuan menjalin hubungan interpersonal dengan orang lain.

Buat semua CB'ers . . ayo ikutan jalan2 ke kuningan.
Dalam rangka ada brother yang menikah disana. hehehehehe
kan enak tuh , , jalan2 , , makan gratis , , joget pulaaaa . . . wekekekekek . . .

Berangkat tanggal 19 april , , berlabuh di bandung tanggal 20 april.
Soal waktu perginya , , ntar di update lagih. (blon ada kesepakatan waktu).
Mungkin kayak waktu ke purwakarta , , sekitar sore/malem.
Pulang lagih siang/sore. jadi nyampe sini ya malem kayaknya. Ga tau juga , , liat sikon.

ditunggu yah kehadirannya semua.
hayu ah , , urang tandang , , ,

---------------------------------

Update :
berangkat , , jam 7 malem. kumpulnya di geologi.



Blog Entry5 Langkah mengganti Logo Google dengan Nama AndaMar 27, '08 12:10 AM
for everyone


dapet Tips & Tricks dari Detikinet , , pasti tadi pagi bangun tidur lagi baca-baca berita di detik. Yaitu , ,  5 langkah mengganti logo google dengan nama anda. Ya seperti yang keliatan di gambar di atas. hehehehehe . . . . ini langkah-langkahnya :
  1. Buka situs http://www.funnylogo.info/create.asp
  2. Masukan nama anda.
  3. Tentukan style tulisan yang diinginkan, misalnya google style
  4. Klik "Create My Search Engine"
  5. Setelah itu akan muncul tampilan situs google dengan logo yang kita inginkan.
Untuk membuat tampilan tersebut menjadi halaman default ketika anda membuka browser, copy alamat yang tertera pada address.

Untuk yang pake Internet Explorer (IE) :
1. Klik Menu Tools ---> internet options
2. Pilih Tab General, lalu ubah field home page dengan alamat tersebut

Untuk yang pake Mozilla :
1. Klik Menu Tools ---> options
2. Pilih Main Tab, lalu ubah field homepage dengan alamat tersebut
3. Pada field "when firefox starts", pilih settingan "Show my homepage", lalu klik OK

Klo dah semua itu , , , tinggal coba buka browser dan lihat hasilnya . . .
hehehehehe . . . baguslah , , cocok buat menghibur diri sendiri dan narsis-narsisan . . .
ahiak...ahiak....ahiak.....

Blog Entrycantik . . . . .Mar 26, '08 12:06 AM
for everyone

duh , , , ngeliat foto ini , bagus euy . . .
mata ama bibirnya , , indah bener . . . aih . . 

Blog EntryCB Bandung Liputan TV (update)Mar 8, '08 2:50 PM
for everyone
buat rekan-rekan CB'ers , , dimana pun berada , , ,
ayo , , , kita kumpul bareng. Rencananya tanggal 16 nanti ,  hari minggu jam 2 siang,
mo diliput ama PJTV. Ayo-ayo , , kita jalan-jalan bareng. hehehehehehe . . . . .
di tunggu yah . . . mayan loh , , motornya ntar masuk TV. wekekekeke . . .

---------------------------------------------------------------------------

tQ buat temen-temen yang dah pada hadir dan ikut memeriahkan salah satu kegiatan.
oh iya , , , dapat disimak cuplikan acaranya di PJTV , , hari Rabu (19-03-2008) pukul 20.00 WIB. Rame euy , , , ulah hilap nya , , lalajoan barudak tah , , wakakakakaka

Blog EntryRentenir Berkedok Koperasi - Bikin HancurMar 5, '08 10:20 AM
for everyone
Dah pada tau kan rentenir itu apaan? lintah darat tau juga kan? sama lah mungkin artinya.
Dulu waktu pelajaran jaman PSPB , ato ngga PMP , klo sekarang mungkin PPKn ato Kewarganegaraan, dengan giat kita diberitahukan tentang jahatnya rentenir bahkan hingga rentenir adalah suatu tindakan yang melanggar hukum.Tapi itu seingat saya waktu jaman SD. Pasti dibahas di buku-buku PSPB/PMP itu. Sekarang sih penasaran saya, apakah masih juga dibahas tentang rentenir, di buku-buku Kewarganegaraan/PPKn jaman sekarang. hmmmm . . . yang pasti sih saya ngga tau. Saat saya kuliah pun, saat belajar mata kuliah Hukum Bisnis, tampak tidak dibahas sedikit pun tentang rentenir ini. Ato mungkin dibahas di mata kuliah yang laen kli yah , , klo di fajultas hukum dibahas ngga yah ? (beri pencerahan plisss...).

Nah mengingat tentang rentenir itu, saya jadi merasa risih dengan fenomena maraknya praktek rentenir , , dengan berkedok koperasi. Koperasi simpan pinjam setahu saya sih. Tapi , , pemerintah koQ seakan menutup mata yah? masa sih , , hal yang seperti itu ngga tau pemerintah ini? saya yakin, semua alibi pemerintah tentang rentenir berkedok koperasi ini PASTI hanyalah BUALAN / BOHONG belaka. Melihat perputaran uang para rentenir berkedok koperasi ini mencapai Rp.180 Miliar per tahunnya. (sumber : pikiran rakyat). Nah kan , , pikiran rakyat aja tau tentang ini. Masa sih , ,  masa , , pemerintah , ,  malu donk ah. Alibi PASTI ditolak. ato jangan....jangan...... ?????

Yang saya herankan tuh , , , NGGA MUNGKIN !!!! pemerintah ngga tau soal ini (klo mereka ngga mikirin perut mereka sendiri). Udah tau rentenir , , tapi koQ ada surat ijin usahanya segala ?????? aneh kan ?????? Dapet dari mana surat ijin usahanya ? (ah,,paling alibi pemerintah tuh , , mereka bikin surat ijin palsu). Alibinya kayaknya ngga jauh dari itu. Saya biasa nongkrong di warung kopi tiap hari. Baik itu pagi hari ato malem melepas penat segala aktifitas. Dan setiap hari , , saya melihat kegiatan mereka. Yang menagih lah , , yang meminjam lah , , dan yang hanya sekedar melihatnya (seperti saya),dll. Sekarang sudah seperti suatu hal yang bebas. para pegawai dari bos rentenir menawar-nawarkan uangnya / pinjaman ke pedagang-pedagang, ato pengangguran, ato tukang ojeg,dll. Bahkan setahu saya, hingga kepada ibu-ibu rumah tangga yang notabene sudah cukup hingga yang hidup lebih dari kata cukup.

So . . ? kenapa sih bisa seperti ini ? Apakah karena kebutuhan yang semakin meningkat? Ato karena kosumtifnya nilai hidup manusia Indonesia? Ato karena "nilai/penghargaan" buat manusia di Indonesia yang kecil? (alias gaji yang kecil).
Saya penah coba menghitung-hitung pendapatan - pengeluaran.
Misalkan seseorang mendapatkan pendapatan Rp.800.000/bulan. kita bisa hitung, dikurangi biaya sewa kamar/kost Rp.200.000-Rp300.000, dikurangi ongkos ke tempat kerja (yang semakin mahal) Rp.150.000/bulan, dikurangi biaya makan Rp.300.000/bulan. Dah kurangin aja dulu segitu, Rp.800.000 - Rp 750.000 = Rp.50.000.
Hmmmm , , , Rp.50.000 cukup buat apaan? beli celana dan baju ? yang pasti kudu yang bekas. Nabung buat beli sepeda? paling juga beli sepeda curian. Lalu ? cita-cita pengen megang HP ato pengen jalan-jalan, ato mungkin pengen nyobain yang namanya nonton di bioskop. paling cukup buat sendirian. Nabung buat beli DVD to VCD ? wah . .  ntar lagi deh.
So . . . ? sampai kapan gini terus ? ya ngga tau.
Banyak orang kaya (yang ngga pernah ngerasain hidup sangat susah) bilang klo mereka adalah orang-orang yang pemalas, ato ngga mau bekerja keras. Klo saya bilang sih , , mereka yang ngomong gitu tuh , , bicaranya terlalu depan/udah off side. Dengan gaji segitu, kerja dari jam 7 - 5 sore.Blon lagi ditambah dengan cape dan waktu yang habis diperjalanan pergi ato pun pulang kerja. Terus malam nya kudu bekerja lagi ? wait a moment plsss . . . Tentunya pada tau gimana sih rasanya kerja itu? nah . . .
Gambaran diatas , , saya dapatkan dari seringnya saya ngobrol ama orang-orang dari kalangan seperti itu. (Alhamdulillah Ya Allah , ,  puji dan syukur hanya kepada-Mu. Engkau telah berikan Nikmat yang begitu besar bagiku). Mereka hidup dalam rata-rata dalam posisi hidup segan,mati pun enggan. Mereka seperti dalam keadaan dimana mereka tidak mempunyai banyak pilihan. Bahkan tidak mempunyai sama sekali pilihan.

Ah . . . sedih saya melihat banyak sekali manusia yang hidup seperti itu.
Makanya , , bagi siapapun juga anda. Bersujud dan Bersyukurlah . . .  atas segala Nikmat yang telah diberikanNya. Karena , , , orang-orang yang biasa hidup "di atas" sama sekali tidak tahu sedikit pun tentang rasanya hidup "di bawah". Apalagi bagi orang-orang yang tidak pernah mengalaminya. Duh , , jadi sedih saya, melihat sebuah keluarga itu disana, melihat teman-teman saya yang tidak mempunyai pilihan, melihat orang-orang yang tidak tahu harus kemana dan harus bagaimana. Ya Allah , , , berikanlah Nikmat bagi mereka , , meski hanya secuil dari kenikmatan hidup ini di dunia, bagi mereka , , merupakan kebahagiaan yang sangat luar biasa. Ya Allah , , , Lindungilah mereka dari segala godaan yang dapat menghancurkan hidup mereka masing-masing.

Duh , , dari judul rentenir , , malah jadi curhat gini.
ah biarin lah . . .

Dasar Rentenir  . . . .  Just Go To The Sea ! ! ! ! ! ! (maaf dikit maksa . . eheheheh)

Blog EntryTriumph yang keren-keren . . . .Mar 2, '08 12:34 PM
for everyone
ini dia salah satu motor classic yang keren , , ,
triumph Tiger100SS 1965 ama Bonneville 750 1977  . . wow . . . pokoknya motor yang mantabh.
kapan yah , , saya bisa punya yang seperti itu dua . .  hehehehe . . . ngayal dikit gpp lah.
motornya cantik luar dalam . . . klo di ibaratkan cewe sih , ,  ibarat istri ku. hehehehehe cantik luar dalam . . . .

nih pelototin aja deh gambar-gambarnya , , bikin ngiler aja



yang di atas nih , , , Triumph Tiger 100SS 1965



nah , , klo yang di atas ini, Triumph Bonneville750 1977


barusan isenk-isenk googling tentang direktory dalam web, buat kerjaan ama Tn.Rogers Steve McBam² (seorang pakar Phsiologicum Mathematrix).
And pasti lagi asik-asiknya googling, saya menemukan sebuah link yang menarik. hehehehe....
Tentang bagaimana paranormal itu , berserta dengan pembodohannya terhadap masyarakat, dan lain-lain. Tapi itu semua terserah bagaimana anda menyikapinya. Tentu saja bakalan ada pro dan kontra. Namun ya sekali lagi , , terserah bagaimana anda menyikapinya.

link yang menarik untuk dibaca dan dicari kebenarannya. hahahahahah , , ,
silakan dilihat-lihat pada LINK berikut ini...

sekian duluw , , bubyeeee , , , mo ngejemput istri tercinta pulang kerja

juga ada ini . . .

Surat Terbuka Pramoedya Ananta Toer kepada Keith Foulcher

selamat membaca semuanya heheheheh


Blog Entrypengecut dunia mayaFeb 18, '08 9:15 PM
for everyone
buat yg mendeface blog sayah. anda seorang banci pengecut !! dan semoga saja kita bisa bertemu di dunia NYATA ! ! biar saya deface muka asli kamu :D hhehehehehe . . . .

dah ah , , semoga kita bisa bertemu di dunia NYATA ! ! !

Oh iya , , yg marah bukan hanya saya loh. Tapi semua anak-anak CB Bandung. yang melihat ini, semua merasa tersinggung dan sakit hati. Anda tidak melihat tempat untuk melakukan sesuatu yang telah menghina seseorang atau kelompok.
Anda bukanlah seorang hacker atau pun defacer yang punya etika.
Memalukan ! ! ! !

Blog EntryDasar-dasar Perilaku IndividuFeb 17, '08 12:17 PM
for everyone
Dalam ilmu management, seorang manager harus mengetahui perilaku individu. Dimana setiap individu ini tentu saja memiliki karakteristik individu yang menentukan terhadap perilaku individu. Yang pada akhirnya menghasilkan sebuah motivasi individu.

Karakteristik individu dalam organisasi antara lain :
  •  karakteristik biografis
      1. Umur
      2. Jenis kelamin
      3. Status kawin
      4. masa kerja
  • Kemampuan
      1. kemampuan fisik
      2. kemampuan intelektual
  • Kepribadian
  • Proses belajar
  • Persepsi
  • Sikap
  • Kepuasan kerja
Perilaku Individu dalam organisasi antara lain :
  • Produktifitas kerja
  • Kepuasan kerja
  • Tingkat absensi
  • Tingkat turnover
Pertama, mari kita membahas tentang dasar-dasar Perilaku Individu yang mempunyai karakteristik individu.

1. karakteristik biografis
yaitu karakteristik pribadi seperti umur, jenis kelamin, dan status kawin yang objektif dan mudah diperoleh dari rekaman pribadi.

Umur (age)
  • hubungan Umur - Turnover = umur meningkat maka tingkat turnover menurun. Alasannya karena alternatif pekerjaan (option) yang semakin sedikit, penghasilan lebih tinggi yang telah diperoleh, dan tunjangan pensiun yang lebih menarik.
  • Hubungan Umur - Absensi = Umur meningkat, maka ketidakhadiran yang disengaja menurun, dan ketidakhadiran yang tidak disengaja meningkat pula. Mengingat umur yang bertambah berarti adanya keluarga yang harus dibina. ketidakhadiran yang disengaja jarang sekali dilakukan, karena melihat pada nilai gaji yang terpotong bila tidak masuk kerja. Dan ketidakhadiran yang tidak disengaja meningkat pula, contoh : bila ada salah satu anaknya yang sakit.
  • Hubungan Umur - Produktivitas = umur meningkat, maka produktifitas menurun. Alasan : menurunnya kecepatan, kecekatan, dan kekuatan. Juga meningkatnya kejenuhan atau kebosanan, dan kurangnya rangsangan intelektual. Namun ada juga study yang mengemukakan bahwa hubungan umur dengan produktifitas ternyata tidak ada hubungannya sama sekali. Dengan alasan : menurunnya ketrampilan jasmani tidak cukup ekstrem bagi menurunnya produktifitas. Dan meningkatnya umur biasanya diimbangi dengan meningkatnya pengalaman.
  • hubungan umur - kepuasan kerja =
    • bagi karyawan profesional : umur meningkat, kepuasan kerja juga meningkat
    • karyawan non-profesional : kepuasan merosot selama usia tengah baya dan kemudian naik lagi dalam tahun-tahun selanjutnya. Bila digambarkan dalam bentuk kurva, akan berbentuk kurva U ("U" curve).
Jenis kelamin (gender)
  • tidak ada beda yang signifikan / bermakna dalam produktifitas kerja antara pria dengan wanita.
  • tidak ada bukti yang menyatakan bahwa jenis kelamin karyawan memperngaruhi kepuasan kerja.
  • hubungan gender - turnover = beberapa studi menjumpai bahwa wanita mempunyai tingkat keluar yang lebih tinggi, dan studi lain menjumpai tidak ada perbedaan antara hubungan keduanya.
  • hubungan gender - absensi = wanita mempunyai tingkat absensi yang lebih tinggi (lebih sering mangkir). dengan alasan : wanita memikul tanggung jawab rumah tangga dan keluarga yang lebih besar, juga jangan lupa dengan masalah kewanitaan.
Status kawin (martial status)
  • tidak ada studi yang cukup untu menyimpulkan mengenai efek status perkawinan terhadap produktifitas.
  • karyawan yang menikah lebih sediki absensinya, pergantian yang lebih rendah, dan lebih puas dengan pekerjaannya.
Masa kerja
  • tidak ada alasan bahwa karyawan yang lebih lama bekerja (senior) akan lebih produktif dari pada yang junior.
  • senioritas / masa kerja berkaitan secara negatif dengan kemangkiran dan dengan tingkat turnover.
      1. masa kerja tinggi , tingkat absensi dan turnover rendah
      2. masa kerja rendah, tingkat absensi dan turnover tinggi
                         Keduanya hal di atas berkaitan secara negatif
      1. masa kerja tinggi, kepuasan kerja tinggi
      2. masa kerja rendah, kepuasan kerja rendah
                         kedua hal di atas berkaitan secara positif

2. Kemampuan
yaitu kapasitas individu untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan.
  • kemampuan intelektual. merupakan kemampuan yang diperlukan untuk mengerjakan kegiatan mental. misalnya : berpikir,menganalisis, memahami. yang mana dapat diukur dalam berbrntuk tes (tes IQ). Dan setiap orang punya kemampuan yang berbeda.
  • kemampuan fisik. merupakan kemampuan yang diperlukan untuk melakukan tugas yang menuntut stamina, kecekatan dan kekuatan.
3. Kepribadian
merupakan cara individu bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain. kepribadian terbentuk dari faktor keturunan, juga lingkungan (budaya, norma keluarga dan pengaruh lainnya), dan juga situasi.

ciri dari kepribadian adalah :
merupakan karakteristik yang bertahan, yang membedakan perilaku seorang individu, seperti sifat malu, agresif, mengalah, malas, ambisius, setia.

4. Proses belajar (pembelajaran)
adalah bagaimana kita dapat menjelaskan dan meramalkan perilaku, dan pahami bagaimana orang belajar.

belajar adalah : setiap perubahan yang relatif permanen dari perilaku yang terjadi sebagai hasil pengalaman.
  • belajar melibatkan perubahan (baik ataupun buruk)
  • perubahan harus relatif permanen
  • belajar berlangsung jika ada perubahan tindakan / perilaku
  • beberapa bentuk pengalaman diperlukan untuk belajar. pengalaman dapat diperoleh lewat pengamatan langsung atau tidak langsung (membaca) atau lewat praktek.
5. Persepsi
merupakan suatu proses dengan mana individu-individu mengorganisasikan dan menafsirkan kesan-kesan indera mereka agar memberikan makna bagi lingkungannya.

distorsi persepsi (penyimpangan persepsi) :
  • persepsi selektif, orang-orang yang secara selektif menafsirkan apa yang mereka saksikan berdasarkan kepentingan, latar belakang, pengalaman, dan sikap.
  • efek halo, menarik suatu kesan umum mengenai individu berdasarkan suatu karakteristik tunggal (kesan pertama)
  • efek kontras, evaluasi dari karakteristik seseorang yang dipengaruhi oleh perbandingan dengan orang lain yang baru dijumpai, yang berperingkat lebih tinggi atau lebih rendah pada karakteristik yang sama.
  • proyeksi, menghubungkan karakteristik pribadinya terhadap karakteristik pribadi orang lain.
  • stereotype, menilai seseorang atas dasar persepsi kita terhadap kelompok dari orang tersebut (menggeneralisasikan)
6. Sikap
adalah pernyataan atau pertimbangan evaluatif (menguntungkan atau tidak menguntungkan) mengenai objek, orang dan peristiwa. Sikap mencerminkan bagaimana seseorang merasakan mengenai sesuatu. Dalam perilaku organisasi, pemahaman atas sikap penting, karena sikap mempengaruhi perilaku kerja.

komponen sikap :
  • kognitif, segmen pendapat atau keyakinan dari suatu sikap
  • afektif, segmen emosional dari suatu sikap
  • perilaku,suatu maksud untuk perilaku dalam suatu cara tertentu terhadap seseorang atau sesuatu.
7. Kepuasan kerja
adalah suatu sikap umum seorang individu terhadap pekerjaannya. atau persaan senang atau tidak senang terhadap pekerjaannya. Kepuasan kerja mempengaruhi sikap.

apa yang menetukan kepuasan kerja ?
  • kerja yang secara mental menantang. kesempatan menggunakan ketrampilan / kemampuan, tugas yang beragam, kebebasan, dan umpan balik.
  • ganjaran yang pantas. sistem upah dan kebijakan promosi yang adil.
  • kondisi kerja yang mendukung. lingkungan kerja yang aman, nyaman, fasilitas yang memadai.
  • rekan kerja yang mendukung. rekan kerja yang ramah dan mendukung, atasan yang ramah, memahami, menghargai dan menunjukan keberpihakan kepada bawahan.
  • kesesuaian kepribadian dengan pekerjaan. bakat dan kemampuan karyawan sesuai dengan tuntutan pekerjaan.
kepuasan kerja yang rendah, mengakibatkan keluhan, absensi, dan tingkat turnover tinggi. Namun membuat tingkat produktifitas rendah juga.

Blog Entrytouring gilaaaa . . .Feb 10, '08 11:11 AM
for everyone
anak² CB Bandung , , baru aja selesai touring. Ngga jauh sih , , cuman ke purwakarta. Tapi gilanya , , pulang dari purwakarta jam setengah 4 sore , nyampe bandung jam 10 malem
dasar , , ,

berhubung pengne jalan² ,  jadi rute dari purwakarta - bandung , , ngambil jalan subang - lembang - bandung. Biar nuansanya enak , , dan perjalanan bisa sambil menikmati pemandangan yang indah. Tapi sayang beribu sayang , , malah masalah² motor tua mulai menghampiri satu persatu. ahahahahaha . . . bikin kesel juga sih , , baru 5 mnt berhenti , , ato ngga baru 10 mnt berhenti. Pasti aja ada salah satu yang mengalami masalah. hahahaha . . .tapi malah , , disanalah letak seninya. Anak² makin akrab dan malah banyakan bercandanya dari pada bikin BT nya. hahahahaha , , paling berkesan , , tidak akan terlupakan seumur hidup. Mantabh , , ,

dah ah , , dah ngantuk banget nih , , boboQ dulu. Kemaren cuman tidur 1 jam sih. maen gaplehhhh , , , rameeee

Blog EntryMemuakkan ! ! ! !Feb 8, '08 12:16 PM
for everyone
haduh , , lagi-lagi tentang provider telepon seluler.
setelah kemaren-kemaren dibuat kesel oleh flexi . . . sekarang , ,
XL bebas dengan PD nya memasang tarif Rp 0,1/detik.Kirain emang bener kayak gituh , ,
eh , , taunya tetep juga ada syarat. halah....halahh .....
tarif Rp 0,1/detik setelah 2,5 menit ke seluruh nomor, dan tarif khusus Rp 35/SMS ke sesama XL (untuk pengiriman SMS ke 11-25) . . . cape dech . . .
mana itu pun ternyata cuman promo , ,
berlaku mulai 18 Januari hingga 30 April 2008.
halah....halah.....

dan barusan (detik sekarang ini), , dibuat kesel pula oleh flexi sialan ! ! !
masa mailbox masuk pulsa ! ! ! ! ! !
tai ! ! ! ! ngga aktif ya ngga aktif . . . dasar pencuri pulsa ! ! ! Fuck ! ! !


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help